Cash Tempo: Ini Kelebihan dan Bedanya dengan KPR
Selain Kredit Pemilikan Rumah (KPR), terdapat skema pembayaran lain yang kerap ditawarkan developer kepada calon pembeli rumah, yaitu cash tempo atau yang juga dikenal dengan istilah cash bertahap. Skema ini menjadi alternatif menarik bagi mereka yang ingin memiliki rumah tanpa harus melalui proses pengajuan kredit ke bank.
Meski terdengar sederhana, memahami cara kerja cash tempo secara menyeluruh tetap penting agar calon pembeli dapat mempertimbangkan skema pembayaran yang paling sesuai dengan kondisi keuangannya. Simak penjelasan lengkap mengenai pengertian, kelebihan, dan perbedaan cash tempo dengan KPR berikut ini!
Apa Itu Cash Tempo?
Cash tempo adalah skema pembayaran rumah yang dilakukan secara bertahap langsung kepada pihak developer, tanpa melalui pihak bank sebagai perantara. Dengan skema ini, pembeli membayar sejumlah uang muka di awal, kemudian melunasi sisa pembayaran melalui cicilan yang disepakati langsung dengan developer dalam jangka waktu tertentu.
Bagaimana Skema Cash Tempo Bekerja
Berbeda dengan KPR yang tenornya bisa mencapai belasan hingga puluhan tahun, skema cash tempo umumnya memiliki tenor yang jauh lebih pendek, biasanya berkisar dari beberapa bulan hingga dua atau tiga tahun, tergantung kebijakan masing-masing developer. Karena tenornya yang pendek, nominal cicilan bulanan pada skema ini pun cenderung lebih besar dibandingkan cicilan KPR dengan jangka waktu yang lebih panjang.
Karena pembayaran dilakukan langsung ke developer tanpa melalui bank, proses administrasi pada skema cash tempo umumnya lebih sederhana dan tidak memerlukan proses pengajuan kredit yang panjang seperti pada KPR.
Kelebihan Membeli Rumah dengan Cash Tempo
Di Suvarna Sutera, skema pembayaran bertahap langsung ke developer ini dikenal dengan istilah cash bertahap. Salah satu kelebihan utama dari skema ini adalah pembeli tidak dikenakan bunga bank, karena seluruh proses pembayaran dilakukan langsung dengan developer tanpa perantara lembaga keuangan.
Selain bebas dari bunga bank, proses pengajuan cash tempo umumnya lebih cepat karena tidak memerlukan proses verifikasi kredit yang ketat, seperti pengecekan riwayat kredit atau BI checking (kini dikenal dengan SLIK OJK), yang biasanya menjadi salah satu syarat utama dalam pengajuan KPR.
Perbedaan Cash Tempo dengan KPR
Perbedaan paling mendasar antara cash tempo dan KPR terletak pada sumber pembiayaannya. Pada skema cash tempo, seluruh pembayaran dilakukan langsung antara pembeli dan developer, sedangkan pada KPR, pembayaran melibatkan pihak bank sebagai penyedia dana pinjaman yang kemudian dicicil oleh pembeli setiap bulan.
Dari sisi tenor, cash tempo umumnya jauh lebih pendek dibandingkan KPR yang dapat mencapai belasan hingga puluhan tahun. Selain itu, syarat pengajuannya pun berbeda, di mana KPR mensyaratkan proses ver